Nyak Syi Ajak Wakil Pemred Kompas Tinjau SDN 1 Bandar Dua, Usulkan Relokasi Sekolah Langganan Banjir

Nyak Syi Ajak Wakil Pemred Kompas Tinjau SDN 1 Bandar Dua, Usulkan Relokasi Sekolah Langganan Banjir

Nyak Syi Ajak Wakil Pemred Kompas Tinjau SDN 1 Bandar Dua, Usulkan Relokasi Sekolah Langganan Banjir

Introduction

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, atau kerap disapa Nyak Syi, melakukan kunjungan ke SDN 1 Bandar Dua (Ulee Gle) pada Jumat, 26 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi sekolah yang sering mengalami banjir. Dalam kesempatan ini, Nyak Syi juga mengajak Wakil Pemred Kompas untuk turut serta meninjau kondisi sekolah tersebut.

Kondisi Sekolah yang Mengkhawatirkan

SDN 1 Bandar Dua merupakan salah satu sekolah dasar yang terletak di Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Sekolah ini memiliki sekitar 200 siswa dan 10 guru. Namun, sekolah ini sering mengalami banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi drainase yang buruk. Banjir ini tidak hanya mengganggu kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membahayakan keselamatan siswa dan guru. Dalam kunjungannya, Nyak Syi dan Wakil Pemred Kompas melihat langsung kondisi sekolah yang memprihatinkan. Mereka melihat bahwa sekolah ini memiliki beberapa kerusakan, termasuk atap yang bocor, dinding yang retak, dan lantai yang rusak. Selain itu, mereka juga melihat bahwa sekolah ini tidak memiliki fasilitas yang memadai, seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang olahraga.

Usulan Relokasi Sekolah

Setelah meninjau kondisi sekolah, Nyak Syi dan Wakil Pemred Kompas sepakat bahwa sekolah ini perlu direlokasi ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Mereka berpendapat bahwa sekolah ini tidak layak untuk digunakan sebagai tempat belajar mengajar karena kondisinya yang memprihatinkan. Nyak Syi berjanji untuk segera mengusulkan relokasi sekolah ini ke pemerintah provinsi Aceh. Ia berharap bahwa pemerintah provinsi Aceh dapat segera mempertimbangkan usulan ini dan memberikan bantuan untuk membangun sekolah baru yang lebih baik. "Waktu dan biaya yang diperlukan untuk memperbaiki sekolah ini terlalu besar, sehingga lebih baik kita mempertimbangkan untuk membangun sekolah baru yang lebih baik dan lebih aman," kata Nyak Syi.

Dukungan dari Masyarakat

Masyarakat sekitar sekolah ini sangat mendukung usulan relokasi sekolah. Mereka berpendapat bahwa sekolah ini sudah tidak layak untuk digunakan sebagai tempat belajar mengajar karena kondisinya yang memprihatinkan. "Kami sangat mendukung usulan relokasi sekolah ini. Kami berharap bahwa pemerintah dapat segera mempertimbangkan usulan ini dan memberikan bantuan untuk membangun sekolah baru yang lebih baik," kata salah satu warga sekitar sekolah.

Langkah Selanjutnya

Setelah kunjungan ini, Nyak Syi dan Wakil Pemred Kompas akan segera mengusulkan relokasi sekolah ini ke pemerintah provinsi Aceh. Mereka akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi Aceh untuk mempertimbangkan usulan ini dan memberikan bantuan untuk membangun sekolah baru yang lebih baik. Sementara itu, sekolah ini akan tetap digunakan sebagai tempat belajar mengajar sementara. Namun, pemerintah akan segera mempertimbangkan untuk memindahkan sekolah ini ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Dalam kesimpulan, kunjungan Nyak Syi dan Wakil Pemred Kompas ke SDN 1 Bandar Dua merupakan langkah awal untuk memperbaiki kondisi sekolah yang memprihatinkan. Dengan usulan relokasi sekolah, diharapkan bahwa sekolah ini dapat segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan nyaman, sehingga siswa dan guru dapat belajar dan mengajar dengan lebih nyaman dan aman.

Kesimpulan

Kunjungan Nyak Syi dan Wakil Pemred Kompas ke SDN 1 Bandar Dua merupakan langkah awal untuk memperbaiki kondisi sekolah yang memprihatinkan. Dengan usulan relokasi sekolah, diharapkan bahwa sekolah ini dapat segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan nyaman, sehingga siswa dan guru dapat belajar dan mengajar dengan lebih nyaman dan aman. Pemerintah provinsi Aceh diharapkan dapat segera mempertimbangkan usulan ini dan memberikan bantuan untuk membangun sekolah baru yang lebih baik. Dengan demikian, siswa dan guru dapat merasakan manfaat dari pendidikan yang lebih baik dan lebih aman.

Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Aceh

Posting Komentar

0 Komentar