Mahasiswa KKN USK Gelar Aneka Lomba Tradisional, Wujudkan Semangat Hari Anak Nasional
Semangat Hari Anak Nasional masih terasa di Gampong Jeulanga Mata Ie, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) yang sedang melaksanakan program di daerah tersebut, menggelar aneka lomba tradisional untuk memeriahkan hari anak nasional. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat mahasiswa dalam memperingati hari anak nasional dan mempereratkan hubungan dengan masyarakat setempat.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan lomba tradisional ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang pentingnya melestarikan budaya dan tradisi daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempereratkan hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat, serta meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan warisan budaya.
Menurut ketua pelaksana kegiatan, mahasiswa KKN USK memiliki komitmen untuk turut serta dalam memajukan dan melestarikan budaya daerah. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya tradisional Aceh, serta mempereratkan hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat," ujarnya.
Jenis Lomba
Kegiatan lomba tradisional ini meliputi berbagai jenis lomba, seperti lomba makan kuah pliek, lomba bakiak, lomba tarik tambang, dan lomba permainan tradisional lainnya. Lomba-lomba ini dipilih karena memiliki nilai-nilai budaya dan tradisi yang kuat, serta dapat membangkitkan semangat dan kegembiraan anak-anak.
Salah satu lomba yang paling diminati adalah lomba makan kuah pliek. Kuah pliek adalah makanan khas Aceh yang terbuat dari campuran sayuran dan rempah-rempah. Lomba ini membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam menghabiskan kuah pliek, sehingga dapat memicu adrenalin dan kegembiraan peserta.
Partisipasi Masyarakat
Kegiatan lomba tradisional ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat setempat. Banyak anak-anak dan orang dewasa yang berpartisipasi dalam lomba-lomba yang diselenggarakan. Mereka tampak sangat gembira dan bersemangat dalam mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan.
Menurut salah satu warga, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mempereratkan hubungan antara masyarakat dan mahasiswa KKN. "Kami sangat senang dengan kegiatan ini, karena dapat mempereratkan hubungan antara masyarakat dengan mahasiswa KKN," ujarnya.
Dukungan Pemerintah
Kegiatan lomba tradisional ini juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya dan tradisi daerah.
Menurut bupati Pidie Jaya, kegiatan ini sangat penting untuk mempereratkan hubungan antara masyarakat dan pemerintah. "Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena dapat mempereratkan hubungan antara masyarakat dengan pemerintah," ujarnya.
Penutup
Kegiatan lomba tradisional yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN USK di Gampong Jeulanga Mata Ie, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, merupakan wujud nyata dari semangat mahasiswa dalam memperingati hari anak nasional dan mempereratkan hubungan dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini juga mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat setempat dan dukungan dari pemerintah setempat.
Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat mempereratkan hubungan antara masyarakat dan mahasiswa, serta melestarikan budaya dan tradisi daerah. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih peduli dan berpartisipasi dalam melestarikan warisan budaya kita.
Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Aceh
0 Komentar